Ikhlas dalam Bermal

Ada sebuah cerita, yang mana seseorang tidak 100 prsen mempercayai balasan yg diberikan Allah. Ketika suatu saat org tersebut memberikan makan anak yatim dengan memasak 1 panci bubur, dan berharap, dengan memberikan makan kpd anak yatim tersebut, ia langsung mndapat pahla dri Allah sbnyak 700 pahala dri apa yg dilakukannya itu.
Ketika slsai memberikan makan anak yatim tersebut, maka pulang lah anak yatim tersebut krumahnya.
Berharap amalan memberikan makan anak yatim tadi ingin di balas langsung oleh Allah d dunia, tiba2 langit bocor, dan dngan kehendak Allah tanpa d duga tumpahlah bubur sbnyak 700 panci kerumah org tersebut.
Melihat hal ini, org trsebutpun akhirnya kewalahan. Selain mengumpulkan bubur untuk d makannya sendiri, ia juga kwalahan membersihkan sisa bubur yg tidak sanggup d makannya (bayangkan saja, seseorg makan bubur 700 panci? Waaahhh…. bisa koyak tuh perut. =) hehehehe).
Akhirnya dia pun menyesal atas sikapnya tersebut. Dan berharap apa2 amalan yg dikerjakannya d dunia, pd hakikatnya akan d balas Allah d akhirat kelak dngan yg lebih baik.

Dari kisah d atas, dpat kita ambil hikmah bahwa, anda tidak akan sanggup menerima balasan Allah langsung d dunia atas amalan yg anda kerjakan. Balasan Amlan2 yg sesungguhnya adlah kelak ketika kita d akhirat nanti.
Beramallah sesuai kesanggupan kita (baca: semaksimal mungkin). Sebab, hanya itulah yg bsa kita lakukan. Beramal, beramal dan beramal tanpa menghitung2 balasan yg akan diberikan Allah. Krna sesungguhnya kita di ciptakan Allah d dunia sbagai hamba (budak) yg sujud kepada Nya (baca: mengikuti perintah Nya dan menjauhi larangan Nya atau paling tidak memaksimalkan kebaikan dan meminimalisir keburukan).

“Jika kamu menghitung2 nikmat Allah, niscaya kamu tidak dpat menghitung jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar2 Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (An Nahl 18)

Demikian, semoga menjadi pelajaran bagi kita manusia biasa ini.
wassalam…
By: Ali MZ

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s